FLUORIDASI

MACAM-MACAM FLUORIDASI

1.    Fluoridasi Sistemik
a.    Fluoridasi Air minum
Sebuah penelitian mendapatkan hasil bahwa anak-anak yang diberi minum air berfluor dapat kariesnya berkurang hingga 40-50% pada gigi decidui dan 50-60% pada gigi permanen (Pinkham, et al, 2005). Dapat dilakukan pada air minum di tempat umum, rumah, maupun sekolah (McDonald and Avery, 2000).

b.    Suplemen berfluor
Suplemen dapat berbentuk liquid dan tablet dengan ataupun tanpa vitamin. Efektivitasnya sama dengan fluoridasi air minum tapi pemberiannya memerlukan pengawasan orangtua (Pinkham, et al, 2005).

2.    Topikal Aplikasi (McDonald and Avery, 2000)
a.    Office-applied topicals (gel, foam, liquid)
b.    Pasta gigi berfluor
c.    Self-applied fluorides (obat kumur, gel)

INDIKASI FLUORIDASI
1.    Mengurangi insidensi karies pada sebuah populasi
2.    Memberikan asupan fluoride kepada sebuah populasi
3.    Mengontrol dan mencegah karies gigi pada anak-anak dan orang dewasa
(Finn, 2003; McDonald and Avery, 2000)

PROSEDUR FLUORIDASI

1.    Topikal Aplikasi Sodium Fluoride dengan Teknik Knutson
a.    Pada kunjungan pertama bersihkan gigi dengan pumice dan rubber cup
b.    Bersihkan mulut dan isolasi dengan cotton rolls
c.    Keringkan gigi dan aplikasikan Sodium fluoride 2% pada permukaan gigi termasuk permukaan proksimal dengan cotton aplicator atau spray
d.    Biarkan larutan mengering pada gigi selama 3-5 menit
e.    Lakukan pula pada gigi antagonisnya
f.    Pada kunjungan ketiga ulangi prosedur yang sama
g.    Prosedur topical aplikasi efektif dilakukan pada umur 3, 7, 10 dan 13 tahun

2.    Topikal Aplikasi Stannous Fluoride
a.    Bersihkan gigi dengan pumice
b.    Isolasi gigi dengan cotton rolls
c.    Aplikasikan Stannous fluoride 8% pada gigi yang sudah kering dengan cotton aplicator, jaga kelembabannya dengan pengolesan ulang stannous fluoride setiap 15-30 menit
d.    Instruksikan pasien untuk tidak makan, minum ataupun berkumur selama 30 menit setelah aplikasi topikal Stannous fluoride
3.    Tablet berfluor : tablet memiliki kandungan sodium fluoride sebanyak 1.0mg diminum setiap hari
4.    Fluoride drops: diteteskan pada air minum
5.    Mouthwash berfluor: digunakan untuk berkumur 2x sehari
(Finn, 2003)

BAHAN
1.    Sodium fluoride 2 mg dicampur dalam 100ml air destilasi
2.    Stannous Fluoride 0.8 mg didispensasi dalam kapsul gelatin No. 0
(Finn, 2003)

DAFTAR PUSTAKA
Finn Sidney B. 2003. Clinical Pedodontics. Philadelphia: W. B. Saunders Company
McDonald Ralph E and David R Avery. 2000. Dentistry for The Child and Adolescent, 7th edition. St Louis: Mosby, Inc.
Pinkham Jimmy R, et al. 2005. Pediatric Dentistry: Infancy Through Adolescence, 4th edition. St Louis: Elsevier Saunders.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s