jilbab itu WAJIB bagi wanita beriman

Menurut pengetahuan saya, muslimah yang berjilbab adalah wanita yang beriman karena telah menaati perintah Allah SWT seperti yang tercantum dalam ayat berikut ini:

wanita muslimah (gambar: MusliMultimedia)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada…” (QS. An Nuur: 31)

Jilbab sendiri bukanlah suatu cerminan dari ketakwaan seseorang. Tapi jilbab merupakan salah satu realisasi amaliyah seorang muslimah. Jilbab menjadi identitas, membuat seorang wanita dikenali sebagai seorang muslim. Dengan berjilbab, seorang wanita telah mampu menghargai dirinya sendiri dan secara otomatis dia memegang kendali kepada siapa ia akan memperlihatkan auratnya, yaitu kepada muhrimnya. Dia akan terjauh dari pemikiran-pemikiran jahat, pandangan-pandangan jahil, dan celetukan-celetukan kejam dari orang-orang di sekitarnya. Tak dapat dipungkiri pula, berjilbab sebenarnya melindungi diri wanita itu sendiri, seperti firman Allah dalam surat Al Ahzab 59:

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Hal yang sering dikeluhkan wanita bahwa jilbab itu membatasi gerak. Menurut saya, jilbab bukan merupakan suatu pembatasan gerak. Bagi saya sendiri, setelah mengenakan jilbab dan pakaian yang menutup aurat, saya merasa lebih bebas bergerak tanpa khawatir ada bagian tubuh yang terlihat. Saya juga merasa nyaman dan tidak perlu khawatir orang-orang akan menilai bagian-bagian tubuh saya. Saya justru menyayangkan wanita-wanita yang senang disebut sexy dengan pakaian-pakaian yang terbuka karena menurut saya penilaian tersebut justru merendahkan dirinya.

does my head look big in this

memangnya kenapa kalau aku pakai jilbab?

Satu hal lagi yang sering dikhawatirkan oleh banyak orang, bahkan wanita muslimah, bahwa dengan berjilbab maka akan sulit mendapatkan pekerjaan. Mereka enggan berjilbab atau malah justru melepaskan jilbabnya dengan alasan takut tidak mendapat pekerjaan. Menurut saya itu adalah hal bodoh dan musyrik karena sengaja lupa bahwa sesungguhnya Allah-lah yang maha memberi rejeki, bukan pimpinan atau bos mereka.

Saya juga merasa prihatin dengan selera mode wanita muslimah sekarang ini. Banyak yang berjilbab tapi tetap memperlihatkan bentuk aurat. Untuk tidak mengurangi kesan stylish, sebagian besar wanita berjilbab sering kali bermain dengan kerudung maupun aksesoris yang dikenakan. Jilbab yang dikenakannya pun kadang hanya sebatas leher. Seolah-olah mereka membuat peraturan baru bahwa jilbab itu hanya untuk menutup rambut. Wanita berjilbab yang masih mengenakan busana ketat seperti itu terkesan sebagai usaha sia-sia menuju predikat wanita muslim yang menutup aurat. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan maksud perintah tersebut yang ingin melindungi, dan menghormati serta meninggikan derajat wanita.

Saya juga merasa gemas dan kesal dengan gaya model jilbab remaja-remaja jaman sekarang yang mengenakan jilbab sekenanya, tidak rapi di bagian wajah, dan memperlihatkan sebagian rambut (poninya). Model ini sayangnya banyak saya temui di kalangan anak-anak yang bersekolah di sekolah-sekolah Islam yang memang mewajibkan siswinya memakai jilbab sehingga mereka seolah “terpaksa” memakai jilbab dan mengenakannya sembarangan.

jilbab style

jilbab style

Namun terlepas dari seperti apa akhlaknya, berjilbab/menutup aurat adalah WAJIB bagi SETIAP MUSLIMAH. Kalaupun perbuatannya belum mencerminkan penampilannya sebagai muslimah, semoga Allah memberikan pemahaman dan hidayah kepadanya. Karena hidayah adalah urusan Allah, bukan urusan manusia. Semoga kita menjadi hambaNya yang lebih baik lagi. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s