kegawatdaruratan endodontik dalam infeksi

Kegawatdaruratan dalam endodontik dan infeksi adalah kasus yang dirasakan penderita berupa sakit (nyeri) dengan berbagai frekuensi nyeri atau pembengkakan sebelum, selama, atau sesudah perawatan saluran dengan penyebab berupa iritan yang menimbulkan inflamasi yang hebat di pulpa atau jaringan periradikuler (Cohen et al., 1987 cit. Walton and Torabinejad, 1997; Lemon, 1990 cit. Walton and Torabinejad, 1997).

sakit gigi

sakit gigi

Sekitar 90% pasien yang datang ke tempat praktik dokter gigi dan meminta perawatan untuk menghilangkan rasa nyeri adalah pasien yang memiliki penyakit pulpa dan atau penyakit periapikal. Perawatan kegawatdaruratan yang dilakukan dokter gigi bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengkontrol inflamasi atau infeksi yang terjadi (Stock dkk., 2004). Perawatan lanjutan dapat dilakukan setelah kondisi pasien memungkinkan (Weine, 2004).

Sebelum perawatan endodontik rutin maupun gawat darurat dilakukan, harus dilakukan diagnosis yang tepat untuk mengetahui penyebab sakit pasien. Sumber penyakit, pulpa maupun periapikal, harus dapat dibedakan karena keduanya memiliki teknik perawatan yang berbeda. Pada umumnya, kondisi yang memerlukan perawatan kegawatdaruratan endodontik dibagi menjadi empat kategori dan masing-masing memerlukan penanganan yang berbeda untuk menghilangkan rasa nyerinya. Keempat kategori tersebut adalah pulpitis akut, pulpitis akut dengan periodontitis apikal, pulpa nekrosis, dan abses periapikal akut. Beberapa kondisi akut dapat terjadi dari inflamasi kronis dan lesi awal inflamasi. Menentukan patogenitas yang tepat tidak begitu penting dalam perawatan kegawat daruratan karena yang terpenting adalah menghilangkan rasa sakit pasien (Weine, 2004).

Pemeriksaan klinis yang diperlukan sebelum melakukan perawatan kegawatdaruratan endodontik adalah menentukan vitalitas pulpa, menganalisis reaksi gigi yang bersangkutan terhadap perkusi, dan evaluasi radiograf. Tes vitalitas pulpa dapat dilakukan dengan menggunakan tes termal dan tes pulpa elektrik. Tes perkusi merupakan tes yang penting karena berguna untuk mengetahui perluasan inflamasi ke jaringan periapikal. Radiograf diperlukan untuk menentukan perawatan yang tepat dalam perawatan endodontik jika waktu yang tersedia untuk menangani rasa nyeri pasien sangat sedikit (Weine, 2004).

referensi:

Walton RE dan Keiser K. 2009. Endodontics Emergencies and Therapetics. In: Torabinejad M dan Walton RE (ed.):  Endodontics: Principles and Practice. Elsevier Saunders: St. Louis. P. 156-157.

Weine, F. S. 2004. Endodontic Therapy. Elsevier Mosby Inc.: St. Louis.

kontributor: belinda chandra hapsari dan novitasari eko werdiningsih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s