mencintai yang lebih pantas dicintai

berikut ini adalah percakapan yang menurut saya adalah favorit saya sepanjang masa. percakapan ini berlangsung secara online di status facebook saya, antara saya dengan seorang sahabat saya, meidiawan cesarian syah…
@belindch : mencintai orang yang jauh saja bisa sampai sebegitunya, mengapa mencintai Dia yang lebih dekat dari pembuluh nadi di leher kita masih belum mampu sebegitunya? ;”( #introspeksidiri
@meidiawancs : Cinta pada manusia itu kecil, Bel…kadang mengecewakan..kalo mencintaiNya…ga pernah merasa kecewa… Saya? saya masih belajar…aku yakin kamu juga 🙂 *kesambet siang siang*
@belindch : beberapa kasus, seringnya, cinta pada manusia membutakan mereka, sehingga alih2 mencintai dengan sewajarnya mereka malah menjadikan kekasihnya sebagai Tuhan. “oh sayang aku tak bisa hidup tanpamu!” “oh sayang hidup dan matiku hanya untukmu”… sampai2 kalau putus jadi hilang semangat dan keinginan untuk #movingOn; ini menurut saya sudah masuk ke dalam hal2 yang membatalkan syahadat…saya mungkin pernah dalam kondisi seperti itu, tapi saya sadar, i was fool -.-” naudzubillahimindzalik..nggak lagi2 deh..IMHO loh
@meidiawancs : setuju Bel…makanya kita kudu belajar dari masa lalu…gak..gak..gak…mau lagi…ntar komenmu aku inget2 ah…pas kamu galau, langsung aku kasi baca lagi hahahaha :p
pelaku percakapan:

aku

meidiawancs

#fiksi – maafkan aku bunda

aku melangkah ke dapur dengan bimbang. sekali lagi aku menoleh kepada ayah yang sedang memperhatikanku dari ruang tamu. beliau mengangguk, berusaha meyakinkanku. rasa jirih dalam hati terasa kian menguat saat aku melihat sosok bunda sedang berdiri membelakangiku, sibuk memasak makan malam untuk kami.

” Bunda” panggilku ragu. bunda tak menyahut. rasa perih mengiris hatiku karena diabaikan. aku menggigit bibir bawahku dalam usaha agar tidak meneteskan air mata.

” Bunda, bunda masih marah padaku ya?” aku menarik napas, menunggu respon darinya. tapi bunda seolah tak mendengarkanku.

” Bunda, aku tau, menurut bunda aku salah. Aku minta maaf bunda!” bunda mengambil potongan sayur dari meja di sebelahku tanpa mengacuhkan aku dan kembali sibuk dengan masakannya. aku beringsut pelan di sampingnya.

” Mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk membahas masalah ini, tapi aku sudah tak tahan jika bunda terus-terusan mendiamkan aku. aku sedih bun! aku merindukan bunda.”
” Kalau saja..” aku menelan ludah, memantapkan diri untuk melanjutkan, ” kalau saja Bunda bersedia mendengarkan aku sekali saja. aku tau bunda hanya menginginkan yang terbaik untukku, aku tau apa yang aku pikirkan belum tentu baik menurut bunda. tapi seandainya saja, seandainya saja bunda bisa melihatku sebagai seseorang. aku seorang manusia dewasa.  bunda tak bisa mencegah aku untuk bisa mempunyai pemikiran yang berbeda dengan bunda walaupun bunda tak suka. aku juga tak bisa memaksakan segala ideku agar bisa bunda terima dengan lapang dada. tapi aku punya pemikiranku sendiri bunda.

” mengapa bunda marah hanya karena kita berbeda pendapat? bukankah wajar perbedaan pendapat itu bunda? karena Tuhan telah menciptakan akal bagi manusia. bahkan orang kembar pun belum tentu punya pikiran yang sama. lalu mengapa bunda marah ika pemikiranku berbeda dengan pemikiran bunda?”

” Aku, maksudku..” aku tak dapat menemukan kata yang pas untuk mengungkapkannya. bunda mengambil mangkok dan menuang sayur masakannya ke dalam mangkok itu.

” Aku tak tau di mana salahnya bunda. itu hanya sekedar pemikiran! tapi aku tak dapat menahan diri untuk tidak mengungkapkan ideku. kalaupun akhirnya bunda tak setuju, kalau ternyata akhirnya bunda marah, aku tak pernah tau. dan aku tak pernah bermaksud membuat bunda marah. aku masih sangat muda bunda, aku hanya tau cara mengungkapkan sesuatu, aku hanya tau aku ingin melakukan sesuatu,

” Aku tak merasa pemikiranku salah bunda. hanya saja kalau akhirnya itu menyakiti bunda, membuat bunda kecewa, aku sungguh-sungguh minta maaf. aku sungguh sangat menyesal.” aku mengikuti bunda yang kini beralih ke meja makan. bunda meletakan mangkuk sayur kemudian menyeret keluar kursi dari bawah meja dan duduk dengan takzim. aku melirik ke ayah yang buru-buru menenggelamkan diri ke korannya lagi, pura-pura tak mendengarkan percakapan ini.

” Jadi ini hasil perenunganmu selama tiga hari?” tanya Bunda pada akhirnya. aku merasakan ayah mendongakkan kepalanya dari balik koran.

” Belum sepenuhnya bunda. aku masih merasa bahwa aku tidak salah. hanya saja aku tidak tau mengapa hal itu salah bagi bunda. bunda tiba-tiba saja langsung marah tanpa mengatakan apa sebabnya. aku sungguh tak punya ide mengapa bunda sedemikian murka padaku hingga mendiamkanku berhari-hari.”

” Bukannya kau yang berdiam diri? kau menghabiskan waktumu berdiam diri di kamar. keluar makan jika bunda dan ayah selesai makan. tak sedikit pun usahamu untuk bertanya atau bicara pada bunda.” bunda memandangi kedua tanggannya yang ditautkan. aku menoleh ke ayah yang tersenyum-senyum. kini beliau telah menurunkan korannya dan cenderung tidak mendengarkan kami lagi. menurutnya masalah ini sudah terselesaikan.

” aku tidak tau bahwa bunda menginginkan itu.”

” sebegitu menakutkannyakah kemarahan bunda hingga kau tidak tau apa yang bunda inginkan? bunda lebih tua darimu, maka bunda mengharapkan kau yang lebih dulu datang untuk memulai meskipun bunda yang salah. kau tau kan? egoisme orang tua.” bunda menghela napas lalu menggeser kursinya dan memutar tubuhnya hingga menghadapku.

 ” sini kemari, peluk bunda!” aku langsung menjatuhkan diri ke pelukan bunda. pelukan paling nyaman sedunia. air mata yang sedari tadi kucegah untuk menetes kini tak terbendung lagi. meleleh begitu saja dalam kehangatan pelukan bunda.

” maafkan aku bunda.” kataku di sela sedu sedanku.

” Bunda juga minta maaf sayang, memarahimu tanpa mengatakan sebabnya.” bunda mengecup kepalaku dengan lembut.

” Nah, kalau saling ngomong begitu kan lebih enak! Ngomong-ngomong Ayah udah laper loh!” Ayah tiba-tiba sudah ada di dekat kami dan mengacak gemas rambutku. bunda tertawa. aku juga tertawa lalu melepaskan pelukan bunda dan menghapus air mataku.

” Aku ambil piringnya dulu Yah!” kataku sambil melompat senang dan berjingkat menuju dapur untuk mengambil piring makan.

#renunganpribadi – semua agama tidak sama (lakum dinnukum waliyadin)

Pada saat ini ada kelompok yang berpendapat bahwa �semua agama adalah sama�, baik dan benar, artinya semua agama tujuannya sama hanya caranya saja yang berbeda, mereka mengatakan setiap agama pasti ingin menuju kepada Tuhannya, tetapi setiap agama mempunyai caranya masing-masing. Islam dengan Al-Qur’an dan Al-Hadist sedang Kristen dengan Alkitabnya, pendapat ini sering dihubung-hubungkan dengan kata-kata mutiara : �banyak jalan menuju Roma �

Pendapat ini didukung dan di motori mereka yang menamakan dirinya Islam Progresif, Plural dan Liberal, bahkan mereka telah melempar sebuah opini bahwa tidak adil kalau hanya orang Islam saja yang masuk surga, orang Kristen, Hindu dam Budha juga berhak masuk surga. Tetapi aneh, mereka memaksakan pendapatnya ini hanya kepada umat Islam saja, artinya, hanya umat Islamlah yang diperkosa akidahnya agar mau berpendapat bahwa �semua agama adalah sama� dan mau berpendapat bukan orang Islam saja yang akan masuk surga.

Sementara di sisi yang lain, mereka sama sekali tidak menerapkan pendapatnya kepada umat Kristen, agar umat Kristen juga berpendapat bahwa �semua agama adalah sama�, mereka membiarkan umat Kristen tetap dalam akidahnya yaitu agama yang paling benar hanyalah Kristen.

Tentu saja ini menunjukkan bahwa mereka yang memaksakan opini �semua agama adalah sama�, hanyalah ingin mengobok-obok dan mengotori akidah umat Islam, mari kita buktikan bahwa �setiap agama memang berbeda�.

SURGA DAN NERAKA

Orang-orang Yahudi mengatakan :

Surga hanya diperuntukkan bagi orang-orang Yahudi, artinya, siapapun yang bukan Yahudi tidak akan dapat masuk surga, melainkan akan masuk neraka semuanya di akhirat kelak. Talmud

Demikian di antara yang disebutkan di dalam kitab mereka yaitu Talmud.

Orang-orang Kristen juga mengatakan hal yang sama :

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 14:6

Menurut pemahaman orang-orang Kristen, tidak akan masuk surga kecuali orang-orang yang beragama Kristen, artinya, sipapun yang tidak beragama Kristen kelak di akhirat akan dicampakkan ke dalam neraka.

Namun Allah SWT membantah perkataan mereka dengan firman-Nya bahwa perkataan mereka itu hanyalah angan-angan kosong belaka :

Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata:”Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi dan Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah:”Tunjukkan kebenaranmu jika kamu adalah orang-orang yang benar”. QS. 2:111

Maksudnya, Allah SWT menyangkal pengakuan orang-orang Yahudi yang mengatakan hanya Yahudilah yang akan masuk surga, dan Allah SWT juga menyangkal pengakuan orang-orang Kristen yang mengatakan hanya orang-orang Kristenlah yang akan masuk surga.

Allah SWT menyangkal pengakuan orang-orang Yahudi dan Nasrani tersebut dengan firman-Nya :

Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Dan dalam ayat lainnya, Allah SWT menegaskan setegas-tegasnya bahwa mereka semua yaitu Yahudi dan Nasrani akan masuk ke neraka Jahannam:

Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahan-nam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. QS. 98:6

Dari uraian di atas sangat jelas bahwa setiap agama mengklaim hanya ajarannya saja yang benar dan ajaran agama yang lain adalah sesat tidak akan mengantarkan ke surga. Tentu saja kenyataan ini membuktikan kelompok yang berpendapat semua agama adalah sama dan semua berhak masuk surga adalah kelompok yang tidak berdasar-kan dalil kitabiah.

Namun kelompok ini tidak dapat menerima begitu saja keterangan Allah SWT yang sudah amat jelas tersebut, mereka dengan akalnya yang cerdas berusaha mencari penafsiran lain (takwil) untuk menolak maksud ayat tersebut.

Bukankah usaha mereka ini secara tidak disadarinya telah menolak ayat-ayat Allah SWT ? dan bukankah itu menjadikannya keluar dari Islam ?

Padahal sudah jelas, orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik pasti masuk neraka. Lalu dari mana mereka sampai bisa mengatakan setiap pemeluk agama apapun akan masuk surga ???

MUHAMMAD SAW NABI TERAKHIR

Iman Kristiani tidak bisa mengakui Muhammad saw adalah seorang nabi. Ketika mereka menyatakan Muhammad saw adalah seorang nabi, maka lenyaplah ke-Kristenan-nya. Ketika lenyap ke-Kristenan-nya maka secara otomatis, menurut iman Kristiani dia termasuk orang-orang yang tidak diselamatkan oleh Yesus alias neraka.

Sementara itu, umat Islam wajib mengakui bahwa Muhammad saw adalah seorang nabi, bahkan harus ditegaskan keyakinan tersebut bahwa Muhammad saw adalah nabi terakhir, ketika umat Islam tidak mengakui Muhammad saw sebagai nabi terakhir maka ia secara otomatis keluar dari Islam, dan tentu saja menurut iman Islam, orang tersebut keluar dari Islam.

Bila pandangan terhadap Muhammad saw saja antara umat Kristiani dan umat Islam tidak bisa disamakan, dari mana dapat dikatakan semua agama adalah sama.

Tentu saja, kelompok yang mengatakan semua agama adalah sama dan benar, pastilah mereka sembunyikan kenyataan tersebut atau karena dangkal pengetahuannya tentang akidah Islam dan tentang akidah Kristen ???

TENTANG PENYALIBAN

Salah satu akidah umat Kristiani adalah mengakui adanya penyaliban Yesus untuk menebus dosa warisan, Ketika seorang Kristen tidak mengakui Yesus telah mati di salib, maka hilanglah ke-Kristenan-nya, artinya ia bukan lagi sebagai orang Kristen, sehingga menurut iman Kristen ia telah kafir dari Kristen.

Sementara, Allah SWT memberikan petunjuk-Nya yang sangat jelas yaitu bahwa Nabi Isa as sama sekali tidak dibunuh dan tidak pula disalib, tetapi, yang dibunuh dan disalib adalah seseorang yang diserupakan dengan nabi Isa as.

dan karena ucapan mereka:”Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putera Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. QS. 4:157

Ketika umat Islam mengakui atau membenarkan bahwa Nabi Isa as mati disalib, berarti dia secara tegas menyangkal petunjuk Allah SWT tersebut, dan berarti dia telah menginkari ayat-ayat Allah SWT, mengingkari ayat-ayat Allah SWT berarti mengeluarkan dia dari Islam.

Mungkinkah seseorang berkeyakinan Yesus mati disalib sekaligus berkeyakinan Yesus tidak disalib ???, tentu saja dengan hati nurani dan akal yang jernih tidak akan mungkin berkeyakinan demikian.

Hal di atas membuktikan, tidak mungkin mengatakan semua agama adalah sama dan benar. Umat Kristen mempunyai keyakinan Yesus telah mati di salib dan umat Islam berkeyakinan sebaliknya, bahwa nabi Isa as tidak dibunuh dan tidak pula disalib. Itu berarti Islam tidak bisa mengatakan agama Kristen adalah agama yang benar, begitu juga sebaliknya, Kristen juga tidak bisa mengatakan Islam adalah agama yang benar.

Jika akidah Islam dan Kristen tentang penyaliban sangat kontradiksi dan tidak bisa membenarkan satu dengan yang lainnya, maka dengan dalil apa lagi harus mengatakan semua agama adalah sama dan benar dan mengatakan setiap pemeluknya berhak masuk surga ??? Terbukti, jalan menuju surga hanya satu, dan jalan lainnya ke neraka.

STATUS YESUS / NABI ISA AS

Umat Kristen, berkeyakinan bahwa Yesus adalah Tuhan, ketika umat Kristiani mengatakan bahwa Yesus bukan Tuhan alias manusia biasa atau seorang nabi, maka lenyaplah ke-Kristenan-nya, dan itu berarti menurut iman Kristen dia termasuk orang-orang yang akan masuk neraka.

Tetapi, umat Islam berkeyakinan sebaliknya, bahwa Yesus/Isa as bukanlah Tuhan tetapi seorang nabi utusan Allah SWT kepada Bani Israel. Ketika umat Islam berkeyakinan bahwa Isa putra Maryam adalah Tuhan maka kafirlah dia dan keluar dari Islam.

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata :”Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih putera Maryam” QS. 5:17

Artinya, menurut Islam, orang-orang Kristen akan masuk neraka karena mengatakan Yesus itu Tuhan, dan menurut Kristen, orang Islam akan masuk neraka karena tidak mengakui Yesus seba-gai Tuhan. Sungguh amat kontradiktif.

Lalu dari mana dalilnya, bahwa Islam dan Kristen adalah sama, kalau persepsi tentang Yesus/Isa as saja tidak bisa disatukan karena bertolak belakang –kontradiksi– ???.

Tentu saja kelompok yang menyatakan semua agama adalah sama, dia pasti dinyatakan sesat oleh umat Islam dan dinyatakan sesat juga oleh umat Kristen. Lalu anehnya, kelompok ini memaksakan pendapatnya hanya kepada orang Islam, kenapa kelompok ini tidak mencoba membawa pendapatnya kepada orang Kristen ????

Tentu saja jawabannya, karena mereka ingin mengobok-obok akidah Islam yang telah sempurna ini dari dalam. Atau mereka takut ketahuan misinya apabila pendapat mereka ini diterapkan juga kepada agama Kristen, akan tampak sekali kontradiksi antara akidah Islam dan akidah Kristen, dan ini berarti akan menunjukkan dengan sendirinya bahwa Islam dan Kristen memang beda secara akidah, dan tidak bisa saling membenarkan.

Kalau umat Islam dipaksa membenarkan akidah umat Kristen, itu berarti umat Islam dipaksa mengakui Yesus sebagai Tuhan, bukankah ini mengeluarkan dari Islam ????

HANYA ISLAM AGAMA YANG BENAR

Dari uraian sebelumnya, tidak mungkin mengatakan semua agama adalah sama dan benar, dan tidak mungkin pula mengatakan pemeluk agama lain berhak masuk surga.

Apakah kelompok yang mengatakan semua agama adalah sama dan benar tidak mengetahui dalil tersebut, mereka sangat mengetahui, tetapi, rupanya hati nuraninya kalah dengan hawa nafsunya.

Padahal Allah SWT telah mengingatkan kita, bahwa hanya agama Islam yang diridhoi-Nya, yang berarti agama yang lain dimurkai-Nya :

Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. QS. 3:19

Apakah masih kurang jelas dan tegas, bahwa hanya agama Islam yang benar di sisi Allah ?, mari kita kutip penegasan Allah SWT, yang menyatakan bahwa selain agama Islam tidak akan diterima :

Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi. QS. 3:85

Bahkan Allah SWT, mengingatkan kita, agar kita jangan sampai mati kecuali dalam keadaan Islam.

 Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’kub. (Ibrahim berkata) : “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. QS. 2:132

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. QS. 3:102

Bila dalil-dalil yang begitu jelas dan gamblang, masih belum juga membuka hati untuk mengatakan bahwa hanya agama Islam-lah agama yang benar, maka sebagai penutup untuk orang-orang yang menga-takan semua agama adalah sama dan benar, mari saya kutipkan ayat untuk menjadi perenungan bersama :

Mereka itulah yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka�. QS. 47:16

Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci� QS. 47:24

JIKA SEMUA AGAMA SAMA DAN BENAR : Maka tidak salah kalau seseorang yang tidak sempat shalat lima waktu dan sholat Jum’at, menggantikannya dengan pergi ke gereja untuk mengikuti kebaktian pada hari Minggu, atau sebaliknya bagi orang Kristen yang tidak sempat ke gereja hari Minggu karena ingin liburan, dia bisa ikut sholat Jum’at sebagai ganti kebaktiannya. Dan tidak perlu lagi, jauh-jauh ke Makkah untuk ibadah haji, cukup digantikan pergi ke BALI mengikuti apacara NYEPI, setelah itu mampir ke pantai kuta untuk berjemur

dicopy dan dipaste dari tulisan ini