mendoakan Rasulullah

nah, skenario terakhir dari kuliah Agama Islam II ini saya rasa paling sulit menjawabnya karena skenarionya melibatkan perspektif orang-orang non muslim yang cenderung oposisi. berikut ini skenarionya:

Seseorang diluar pengikut Islam menyatakan bahwa : Muhammad Rasulullah belum dijamin masuk surga dengan alasan tiap-tiap sesudah adzan dikumandangkan orang Islam disunatkan mendo’akan nabinya untuk mendapatkan tempat yang mulia (maqomam makhmu-dah). Bagaimana tanggapan anda terhadap pernyataan tersebut ?

setelah banyak membaca dan merenungkan jawabannya, akhirnya saya menyimpulkan beberapa hal seperti yang tercantum di bawah ini.

Itulah keistimewaan ummat Islam. Meski tidak masuk dalam golongan yang dimurkai atau sesat, namun kita disunnahkan untuk saling mendo’akan satu sama lain. Hal ini merupakan pencerminan rasa cinta kita kepada sesama muslim dan cara mengungkapkan kebenaran rasa persaudaraan dan hakekat kasih sayang, dapat ditunjukan dalam bentuk doa-doa yang baik, di tempat ia tidak mendengar dan tidak melihatmu. Di tempat yang tidak ada campuran perasaan riya dan berpura-pura, seperti dalam sabda Rasulullah:

Doa seorang muslim untuk saudaranya dari belakang dikabulkan. Di sisi kepalanya ada malaikat yang ditugaskan, setiap kali ia berdoa untuk saudaranya dengan kebaikan, malaikat yang ditugaskan dengannya berkata: Amin, dan untukmu semisalnya.”

Mengenai ketentuan jaminan Allah bahwa Nabi Muhammad pasti akan masuk surga tersirat dalam firman Allah sebagai berikut:

Agar Allah mengampuni dosamu (Muhammad) yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmatNya kepadamu dan menunjukimu jalan yang lurus. (Qs 48:2)

Allah juga menjaminkan Rasulullah yang akan memasuki surga pertama kali seperti yang dinyatakan dalam hadis riwayat Anas bin Malik, ia berkata:

“Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Aku datang ke pintu surga pada hari kiamat, lalu aku meminta supaya pintu surga dibuka. Penjaga surga bertanya : “Engkau siapa?” Saya menjawab: “Muhammad!” Lalu dia berkata : “Saya diperintahkan, supaya tidak membukakan pintu surga kepada siapapun sebelum engkau”

Jadi dengan mendoakan Rasul, bukan berarti karena Rasul belum pasti dijamin masuk surga, namun karena ingin juga didoakan oleh malaikat agar bisa masuk surga bersama Rasul. Tentu saja tidak berarti hanya dengan doa semata kita akan masuk surga, tapi juga amal dan ibadah kita kepada Allah SWT.

Wallahu’alam..

semoga jawaban saya ini dapat menambah iman islam kita dan kecintaan kita kepada Rasulullah serta umat islam yang lain. dan membuat kita semakin senang untuk saling mendoakan kebaikan bagi sesama muslim karena seluruh umat muslim itu sesungguhnya bersaudara..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s