bertamu itu ada etikanya gan!

sesiangan tadi saya mengobrol dengan beberapa kawan mengenai tingkah laku yang bisa membuat orang sebal. kami sepakat hal yang pertama adalah masalah bertamu. hal inilah yang membuat saya dan seorang teman saya tidak begitu menyukai salah satu kawan kami yang kebetulan mungkin sangat senang bertamu namun kurang memperhatikan kondisi tuan rumah.

bertamu merupakan hal yang sangat crucial dalam kehidupan sosial karena saat bertamu, kita seolah ber-face to face dengan tuan rumah kita. tingkah laku kita akan dinilai. bertamu akan menentukan apakah selanjutnya kita bisa diterima atau tidak dalam pergaulan. mengenai masalah bertamu ini, saya mendapatkan pendidikan yang sangat ketat dari kedua orangtua saya. mereka berpesan agar saat bertamu, saya harus memperhatikan etika dan norma-norma kesopanan. perhatikan tuan rumah!!! mereka bilang, bertamu itu secukupnya saja. jika tuan rumah sudah tampak lelah dan bosan sebaiknya segera undur diri. begitu pula jika tuan rumah memiliki urusan lain sebaiknya segera undur diri. ini namanya menghormati tuan rumah. memang sih dalam Islam kita wajib menghormati tamu, namun bukan berarti jika bertamu bisa berbuat sekehendak hati. apalagi orang jawa, sangat sopan dan tidak enak hati. tidak mungkin mereka akan “mengusir” tamu walaupun kondisi tidak memungkinkan. jadi sebagai tamu itu: WAJIB MENGHORMATI TUAN RUMAH

hal menyebalkan yang kedua datang dari saya: saya tidak terlalu suka dengan orang yang banyak bicara atau banyak bertanya. nah jika digabung dengan fakta pertama (tidak tau diri dalam bertamu) maka orang yang memiliki ciri seperti ini adalah super menyebalkan. bayangkan saja ketika seseorang datang ke rumah anda, ketika gairah mengobrol anda sudah menurun karena dia terlalu lama bertamu, tapi dia tak juga menyudahi kunjungannya,dia tak juga membiarkan anda beristirahat, dia tak juga berhenti bicara, mengharuskan anda menimpali walaupun sekedar anggukan (hanya demi kesopanan). wah jika anda bisa tahan dengan orang seperti ini, saya sangat salut karena saya sendiri tidak bisa tahan. if I may give you a suggestion, jangan pernah, sekali lagi, JANGAN PERNAH, melakukan hal seperti itu kepada tuan rumah anda karena anda akan langsung masuk ke dalam black listnya dan tak akan, saya ulangi, TAK AKAN pernah lagi diijinkan bertamu.

lalu saya berpikir lebih jauh lagi tentang hal menyukai-tidak menyukai dan disukai-tidak disukai. saya memikirkan seorang teman saya yang tidak saya sukai karena dia punya sifat yang menyebalkan. secara umum dia anak yang baik. hanya ada beberapa bagian dari dirinya yang membuat saya tidak menyukai dia. lalu apa yang saya lakukan? saya mencoba menghindari dia karena sekali saya tidak menyukai seseorang maka saya akan sangat judes kepadanya. daripada saya judes, maka lebih baik saya menghindari dia bukan? lalu bagaimana jika ada seseorang tidak menyukai diri kita karena sifat/sikap kita yang, kita anggap, tidak salah? itu tandanya kita harus berkaca ulang. mengapa seseorang tidak menyukai saya? apa yang salah padahal saya tidak melakukan apapun yang buruk? maka sekali lagi, berkacalah. mungkin ada lipatan-lipatan perbuatan yang tidak menyenangkan.

dalam kasus bertamu tadi, orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa tata cara bertamunya itu salah. mungkin dia merasa bahwa oke-oke saja dia bertamu lama-lama. oke-oke saja dia mempersilakan tuan rumah untuk tidur sementara dia masih berada di sana. nah, ini harus dikaji ulang. jika suatu saat si tuan rumah selalu menolak dia untuk kembali bertamu ke rumahnya, atau tiba-tiba saja tuan rumah menghindari dia, maka dia akan harus berkaca, ada yang salah dengan cara bertamunya.

sekian.

matur nuwun sudah mampir..semoga bermanfaat..:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s