not only human, cat also protects her children :)

kemarin pagi saya berkehendak mengunjungi kampus dengan tujuan menemui dosen pembimbing skripsi dan melengkapi bahan-bahan UAS. ketika saya mengeluarkan motor dan bersiap mengunci pintu gerbang, saya menangkap sebuah adegan manis terjadi di depan saya. seorang ibu sedang menggendong anak dengan menggigit tengkuk anaknya itu. sebaiknya jangan salah paham, dia bukannya sinting atau apa. tapi ibu itu adalah seekor kucing, dan memang itulah cara ibu kucing menggendong anak kucing. biasa sih, saya sering lihat yang seperti itu. namun jadi tidak biasa karena si ibu itu berwarna hitam total, saya jadi teringat dengan segala takhayul tentang kucing hitam, maka dari itu saya tertarik untuk memperhatikan kucing itu. kira-kira apa yang akan dilakukannya? sempat terbersit rasa khawatir bahwa kucing hitam berniat jahat pada anak kucing yang digendongnya. tapi saya hanya diam, berdiri di depan pagar dan memperhatikan mereka. kucing hitam itu tampak sangat kepayahan menggendong si anak. jelas sekali, si anak memang sudah besar. saya jadi makin berpikir jahat, ngapain si kucing item itu bela2in susah payah gendong si kucing kecil? bukannya dia bisa disuruh jalan aja? wah ini pasti ada yang gak beres! tapi saya tetap diam dan memperhatikan mereka.

sampai di pagar rumah di depan kos saya, ibu kucing itu, dengan tetap menggendong anak kucing, mencoba melompat ke pagar yang lumayan tinggi. tapi pluk, si anak terjatuh. si ibu ngeang ngeong dari atas pagar, mungkin menyuruh anaknya lompat ke atas mengikuti dia, tapi jelas si junior ini tampaknya masih belum bisa melompat. dia hanya berjalan dengan kebingungan. si ibu mengeong lagi, tapi si anak mengeong juga. mereka bermeongan seperti ini:

ibu kucing: meooong

anak kucing: miaaaw

ibu kucing: meooong

anak kucing: miaaaw miaaaw

mungkin mereka sedang bicara seperti ini:

ibu kucing: ayo lompat nak!

anak kucing: aku nggak bisa ibu

ibu kucing: bisa bisa, sini to!

anak kucing: aku takut ketinggian bu!

atau secara dramatis mungkin seperti ini:

ibu kucing: ayo cepet lompat!

anak kucing: nggak mau! kamu bukan ibuku!

ibu kucing: cepetan lompat! atau aku bunuh sodara2mu!

anak kucing: asem! nganceman og!

lalu si ibu melompat turun. mungkin dia pikir memang si anak ini belum bisa melompat (atau in my criminal scene, mau mencoba melarikan diri). namun tepat pada saat itu sebuah motor melaju dari arah barat. si anak ini malah berlari riang ke timur. larinya agak-agak ke tengah jalan, menuju ke arah lintasan motor. kemudian saya terkesiap, si ibu langsung berlari ke sebelah kiri si anak, mencegah si anak berlari lebih ke tengah, mencegah dia tertabrak sepeda motor. how sweet!!! dari situ hilang sudah kecemasan saya akan “kejahatan kucing hitam”. she loves the kitten, and of course it’s her child! itulah kenapa si ibu nggak nyuruh anaknya jalan sendiri, she knows si kucing kecil itu buta arah dan suka keliaran. huhuhu.. maap ya cing.

adegan itu sangat mengharukan buat saya. seekor kucing pun tau bahwa anaknya sedang dalam bahaya. saya sering loh membayangkan bagaimana saya akan bersikap kepada anak-anak saya nanti, bagaimana caranya saya melindungi mereka, karena saya kan nggak punya adek jadi nggak tau bagaimana seharusnya memperlakukan anak. tapi kata mama nanti pasti akan muncul sendiri. itu namanya naluri seorang ibu.

jadi keinget mama, mama walopun galak setengah mati, tapi saya tau, she loves me so much. kadang tingkahnya yang menyebalkan dan kekanak-kanakan mungkin karena keinginannya melindungi saya dan menginginkan saya sepenuhnya, of course because i’m her only child! but over all, saya senang mempunyai ibu seperti mama yang memberikan saya kebebasan as long as reliable. membuat saya bisa mengeksplor diri saya lebih dan lebih lagi. tapi sedih juga, si mama ini sayangnya bandel sekali disuruh menjaga kesehatan, jadi sering sakit-sakitan. huff.. beside she loves me so much, so do i.

balik lagi ke si kucing, akhirnya dengan menguatkan gigitan pada bulu tengkuk si anak, dengan menguatkan kaki, dia melompat ke pagar dan hoop, mendarat dengan kesusahan di pagar itu. lalu hap hap hap, dia melompat ke atas genteng. lalu melintasi atap genteng tersebut dan menghilang di baliknya. selesai sudah pengamatan saya.

jadi ceritanya, si ibu ini mungkin sedang memindahkan anaknya ke tempat yang lebih aman. pernah denger dong induk kucing akan memindahkan anaknya 7 kali selama masa awal pertumbuhan di anak dengan harapan anaknya aman dan tidak dimangsa binatang lain.

see?? cat loves her children so much. padahal mereka tidak berakal, hanya naluri. jadi bayangkan saja how big your mom’s love since human given mind by God to think.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s