aku dan namaku

pagi ini aku diantar papa ke rumah sakit untuk berobat. saat mengantri obat tiba-tiba papa berkata,

” Namamu itu teryata nama orang non Islam ya ndhuk!”

” Memangnya dulu siapa ya ngasih nama aku?” tanyaku retoris sambil melirik begini –> -.-“

” Hahaha.. nggak papa deh, itu kan hanya sekedar nama!”

itu dia. nama! mendengar namaku, pasti banyak yang mengira (kalau belum pernah bertemu aku) bahwa aku mungkin seorang Nasrani atau mungkin seorang warga keturunan China. Hahaha.. Nope! I’m a moslem and I’m a javanese. hilangkan semua imajinasi anda tentang seorang gadis putih berwajah oriental. I’m a tanned girl meskipun punya mata yang sipit. masalah nama ini sudah beberapa kali mengundang kesalahpahaman. dulu sebelum memakai jilbab, orang-orang kadang masih bisa maklum melihat agamaku Islam. tapi sekarang saat aku pakai jilbab orang-orang justru kadang dengan berani berkomentar, ” Loh namanya belinda kok jilbaban?” hahaha..

ya sudah, aku nggak lagi membicarakan masalah SARA kok! disini aku mau bercerita tentang namaku. anyway, konon katanya namaku ini tak serta merta tercipta begitu saja. jaman dahulu kala ketika aku lahir, nenekku sempat mengusulkan nama: Siti Umi Ngupoyo Upo. ENTAH YA! itu cuma becanda atau beneran. tapi meskipun namanya sangat KLASIK, nama itu punya arti mendalam yaitu “seorang ibu yang selalu berusaha untuk mencari nasi (nafkah)”. doanya sangat manis kaan? itu mungkin akan menjadikanku seseorang yang tangguh dalam mencari nafkah. tapi, adakalanya aku bersyukur mama dan papa tidak meng-ACC nama itu. gak kebayang gimana rasanya menyandang nama klasik itu. huhuhuhu.. maaf ya mbah, linda sayang mbah, tapi.. namanya.. errr.. selain nama itu rupanya papaku mengusulkan beberapa nama seperti palmolive, lifebuoy, dan berbagai merk nama sabun lainnya. kebayang gak sih papa macam apa yang aku miliki.. -.-”

sampai akhirnya terciptalah nama itu! Belinda Chandra Hapsari. menurut mama, namaku ini punya arti doa yang manis dari mama dan papa buatku. Belinda = bijaksana, Chandra = dewi bulan / cantik, dan Hapsari = wanita. kalau digabung, kurang lebih mama dan papa berdoa agar aku bisa menjadi wanita yang cantik dan bijaksana. mama sering menggodaku “tapi kok yang lair item ya” #lheer

nama panggilanku sendiri beragam. orang-orang terdekatku, keluarga dan tetangga memanggilku dengan Linda. dulu aku selalu ingin dipanggil Linda. nemun aku tak bisa membiasakan teman-teman sekolahku untuk memanggilku Linda. mereka memanggilku belinda. sampai di SMA, nama panggilanku bertambah akhiran menjadi belindut (aseeem!). di kuliah pun entah darimana asalnya teman-temanku yang awalnya memanggilku belinda malah berubah haluan dan memanggilku belindut. well, penyiksaan fisik-psikologis ini memang gak bisa dihindari kawan..🙂

aku mulai dipanggil belind saat aku, mm.. berpacaran dengan seseorang. menurutnya nama belind lebih simpel dan enak didengar. eh, teman-teman lantas ikut memanggilku belind. setelah aku putus dengannya, aku jadi kebiasaan memanggil namaku dengan belind. aku rasa memang keren kok nama itu. hihihi.. baru kemudian beberapa temanku memanggilku dengan bebel (diucapkan seperti mengucapkan bebek). nama itu juga terdengar imut ditelingaku. hehehe..

nama belindch sendiri adalah karanganku. ini nama paten yang aku gunakan untuk menandai tulisan-tulisanku. belindch adalah akronim belinda chandra hapsari. sekarang kadang teman-teman memanggilku dengan belindch, dengan ‘ch’ yang diucapkan. hihihi.

nah itulah ceritaku tentang namaku, apa ceritamu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s