#ceritaramadhan : bubarkan (buka bersama rekan-rekan) CANTING

nah..ini adalah buka bersama paling seru sedunia. paling tidak di dunia saya lah ya. buka bersama ini istimewa karena dilakukan di atas gunung Nglanggeran. swear, saya pecinta alam tapi bukan anak gunung, dan satu-satunya gunung yang pernah saya naiki adalah gunung talang di depan rumah saya dan menurut saya itu sama sekali bukan gunung. oh, juga gunung pati. hahahaha.. jadi kebayang dong bagaimana antusiasnya saya menerima ajakan ini. memang sempat ragu. tapi iming-iming sunrise, hujan meteor, dan rasa kangen menggebu dengan teman-teman Canting, maka berangkatlah saya. oya, mungkin kalian belum tau apa itu Canting. Canting adalah komunitas kompasianer (penulis di kompasiana) yang berdomisili di Jogja (apakah ini cukup mendefinisikan?).

ketika itu saya belum tau apa itu nglanggeran, dimana, bentuknya seperti apa, hanya tau itu gunung, gunung berapi purba, dan saya pikir paling jalanannya seperti gunung-gunung yang lain (ini komentar orang sok, sok pernah naek gunung). saat akhirnya saya dihadapkan pada sebuah gunung yang terjal, tinggi menjulang, barulah saya sadar! Celaka duabelas! tapi saya tak bisa mundur. apalagi saya memang kadang memimpikan petualangan semacam ini. maka saya nekat naik walaupun tanpa persiapan fisik apapun. dada saya sempat sakit karena jantung memompa gila-gilaan demi mencukupi permintaan oksigen yang mendadak naik di seluruh tubuh saya. peluh sudah tak kepalang tanggung. ini hal tergila dari hal-hal gila yang pernah saya lakukan. maka saya tak menyerah, mungkin sedikit bodoh sih, untung fisik saya kuat, kalau tidak kan malah merepotkan yang lainnya. saya tau, buat newbie seperti saya, tak boleh banyak bicara saat memanjat seperti ini, atau oksigen akan cepat habis. tapi hal itu tak lantas menahan saya untuk berkomentar, “Masyaallah..mau buka puasa aja susah amat!!!”

kami terus merangkak naik dengan tali-tali, memanjati bebatuan besar, melewati gang-gang sempit di antara batu-batu, hingga tiba di titik pemberhentian pertama untuk membatalkan puasa. tidak cukup sampai di situ kami meneruskan pendakian hingga mencapai pos pertama. di sana kami sholat magrib dan makan. di pos ini kami sudah dapat melihat pemandangan kota Yogyakarta di malam hari. cantik ^.^. kami juga dapat melihat bulan yang mulai terbit muncul dari balik dinding batu terjal di sebelah timur kami. sayang anginnya terlalu kencang, maka kami memilih untuk mencari tempat beristirahat lainnya sebelum kami membeku kedinginan.

sampailah kami di pos kedua. pos ini lebih terlindung dan tidak terlalu banyak angin. sampai malam kami berbincang dan bernyanyi dengan iringan gitar paman dori hingga akhirnya saya menyerah dan tertidur di atas batu. pukul sebelas sepertinya, saya disuruh pindah tidur ke dalam tenda. aaw dengan senang hati. hehehe..

keesokan paginya saya bangun pukul 3 untuk (ikut) sahur. eh ternyata makanan sudah matang. chefnya mas mumu (sepertinya sih..hehehe..habis saat itu gelap dan saya masih setengah sadar). beliau memasak nasi, mie goreng/rebus (kurang jelas), dan sarden. saya makan sepiring berdua dengan mbak umi dan makanan itu adalah makanan ternikmat yang pernah saya makan. entah ya..rasanya beda..mungkin karena ada tambahan rasa kebersamaan dan persahabatan? hihihihi…

begitulah, sayangnya saya ketinggalan hujan meteor dan tidak sempat melihat sunrise karena ingin turun gunung pagi-pagi. apakah saya kecewa? tidak! karena hari itu saya mendapatkan lebih dari hujan meteor dan sunrise. kenangan manis dan pengalaman seru yang hanya bisa saya dapatkan dari mereka, para pendekar Canting, dimana kegilaan adalah batasan kenormalan. pagi itu saya pulang dengan hati gembira dan luar biasa senangnya. tapi saya sungguh kapok naik gunung. hari itu alam berbaik hati dengan tidak menurunkan suhunya di bawah batas normal. tapi saya benar kapok karena kalau di gunung itu susah pipis dan bikin capek. oh yeah, saya memang manja. hahahaha.. tapi cukuplah pengalaman itu, paling tidak saya sudah pernah naik gunung.🙂

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s