Mama dan rambut rewo-rewonya

Sungguh aku merasa risih setiap melihat rambut mama. Helaian hitam yang diselingi beberapa lembar yang putih itu riyap-riyap tak karuan. kering, kasar, dan ujungnya bercabang. Bukan hendak menghina ya, tapi rambut itu membuatnya tampak seperti hantu gadungan yg sering muncul di film-film. Sebentar lagi akan mirip sudjiwo tedjo, hanya saja ini versi feminin dan bigsizenya.

Aku sebal. Sudah berkali-kali aku protes agar mama memotong rambut, paling tidak ujungnya saja agar rambutnya sedikit rapi, tapi mama selalu menolak. Bahkan mama malah membeli berbagai macam produk perawatan rambut untuk menjaga kesehatan rambutnya. Tapi tetap saja, rambut itu rewo-rewo. Aku bahkan  Juga pernah mengancam akan memotong rambutnya saat mama tidur. Tapi ancaman itupun tidak digubrisnya.

Alasan mama sederhana, “ujung rambut inilah yang pernah melihat mekah.”

Maka aku berdoa saja semoga Allah mengizinkan mama bertamu lagi ke baitullah, jadi dia tak punya alasan lagi untuk menolak memotong rambutnya. Aamiin..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s