beda margarin dengan mentega

selama ini saya cukup tau bahwa margarin itu berasal dari lemak nabati dan mentega itu berasal dari lemak hewani. rupanya ini menjadi masalah intern yang cukup serius dalam diri saya ketika saya akan membuat roti. #tsaaah jadi saya kemarin sempat bertanya lewat twitter dan sudah dijawab dengan baik oleh @mbahTonno. berikut saya sertakan ulasannya yang saya dapatkan dari berbagai sumber..

Mentega
Mentega terbuat dari lemak hewan. Tekstur mentega sangat lembut di suhu ruang, wangi susu, mudah meleleh di suhu hangat. Warnanya kuning pucat (lebih muda dari margarine). Mentega biasanya mengandung vitamin A, D, protein dan karbohidrat. Di pasaran (di Indonesia) tersedia dalam merk-merk antara lain Orchid, Wysman, Elle & Vire, dsb. Di pasaran dijual mentega dengan rasa asin (salted) dan tawar (unsalted). Jika memakai rasa tawar bisa ditambahkan sedikit garam, jika perlu. Sebaliknya jika memakai yang asin tidak perlu ditambahkan garam lagi. Mentega akan lumer jika ditaruh dalam suhu ruangan. Mentega juga mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan terasa lebih gurih. Aromanya pun lebih tajam saat dimasak

Margarine
Margarine terbuat dari lemak tumbuh-tumbuhan (nabati). Teksturnya lebih kaku, stabil di suhu ruang (tidak mudah meleleh). Warnanya lebih kuning dari mentega. Di pasaran (di Indonesia) tersedia dalam merk Blue Band, Simas, Palmboom, dsb. Margarin sendiri terbuat dari lemak nabati atau tumbuh-tumbuhan dan mengandung air dan garam. Karena itu jika memakai margarin sebaiknya jangan menambahkan garam lagi. Margarin banyak dijual dalam kemasan mangkuk atau bungkusan plastik dalam berbagai ukuran. Tidak seperti mentega, margarine mudah sekali lembek saat dikocok.

Dalam penggunaannya sebagai bahan kue, terutama cake, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Mentega punya aroma yang enak, tetapi terlalu lembut dan daya emulsinya kurang baik, menyebabkan tekstur kue kurang kokoh. Sedangkan margarine aromanya tidak seenak mentega, tapi daya emulsinya bagus sehingga bisa menghasilkan tekstur kue yang bagus. Pada umumnya orang mencampur mentega dan margarin dengan perbandingan 1:1, untuk mendapatkan aroma yang enak sekaligus tekstur kue yang memuaskan.

Butter
Butter Butter berasal dari cream (susu). Biasanya kandungannya hanya cream dan salt (untuk salted butter). Karena bahan dasarnya cream, maka bila disimpan lama di suhu ruang akan lumer.

Terus, kalo Roombotter itu apa?
Roombotter berasal dari bahasa Belanda, adalah mentega juga. Tetapi di Indonesia orang biasanya mengistilahkan roomboter untuk jenis mentega dalam kaleng yang wanginya cukup kuat. Room (baca: rooom) itu artinya sama dengan whipped cream (orang Indonesia biasa menyebutnya kepala susu). Kalau roombotter artinya butter yang terbuat dari kepala susu, butter ini jauh lebih creamy daripada mentega biasa. Roombotter tidak ada hubungannya sama sekali dengan Rhum (baca: rum).

One response

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s