#diaryCoass Pasien Pertama

tertanggal 12 September 2011 kemarin akhirnya saya resmi jadi Co Ass di Fakultas Kedokteran Gigi UGM. berdasarkan urutan NIM, maka saya dan keduapuluhtujuh rekan saya masuk ke blok 3 yang merupakan integrasi dari klinik Prostodonsia, Kedokteran Gigi Anak (KGA), dan Ortodonsia (klinik Orto dikerjakan selama +- 10 bulan).

hari pertama hingga hari ketiga kemarin kami belum banyak, bahkan belum melakukan apapun. jadi hari ini, terhitung hari keempat Co Ass kami, bisa dikatakan sebagai “hari pertama” kami kerja. kebetulan, bulan ini ada bulan kesehatan gigi nasional dan para Co Ass di KGA diterjunkan langsung untuk menangani pasien. dan pasien pertama saya bernama Rifqi (bukan nama sebenarnya), 8 tahun, indikasi fissure sealant. yeay!!!

hari ini seru. seru banget karena anak-anak ini. hhihi.. rere, yang bekerja sebagai partner saya, saya persilakan untuk bekerja lebih dulu. dia dapat pasien cewek, sekitar 10 tahun, dengan indikasi pencabutan CE. awalnya si S, pasien kami ini, menolak di cabut karena takut. lalu dengan berbagai macam bujukan dan rayuan pulau kelapa, akhirnya dia mau juga diambill giginya. fiuuh.. selesai satu, gantian saya yang menduduki kursi dokter. pasien kedua bernama V, kelas 1 SD, indikasi cabut CE. dan.. dia nangis.. oooh nooo!!!! semua rayuan dan bujukan saya ditolaknya mentah-mentah. puuh!!! jadi bukan cuma “Angin” saja yang bisa menolak saya (#eaaa tiktikcur – sitik sitik curhat). anak kecil ini pun harga dirinya sudah tinggi sehingga dia menolak saya. tinggallah saya menggelesar di pojok ruangan, nangis gak dapet pasien. hahahahaah.. oke ini dramatisasi! karena takut membuatnya trauma pada dokter gigi dan akhirnya akan mempengaruhi kondisi kejiwaannya maka saya tidak memaksa dia untuk berani dicabut. anak kecil itu kan gampang trauma. kalau sekarang dipaksa dan dia takut maka akan membekas selamanya sampe gede. kalo tetep dipaksa bisa2 dia akan punya dentophobia (eh bener gak ya ini namanya?) ato semacam phobia kepada dokter gigi. hrr.. ndak lah..kasian..😦

lalu didudukkan lagi seorang cewek bernama..lupa siapa namanya..😦 anaknya pendiam. begitu duduk, buka mulut, wow.. gigi permanennya bagus2. ada beberapa gigi yang musti dicabut. tapi waktu ditanya, dia menggeleng dengan manis. aaah.. saya patah hati lagi deh. belajar dari pengalaman, maka pasien kecil saya ini segera saya serahkan kembali ke panitia sebelum dia menangis dan mulai berubah warna jadi ijo dan tumbuh jadi raksasa. #eh gue ngomongin apa ya? #plaaak

jadi akhirnya pasien ketiga saya ini seorang anak cowok pemberani. dia mau-mau saja dicabut. sayangnya, giginya bagus-bagus. (loh? ok sayang? hahaha) tapi setelah dilihat ternyata fissure M1 permanen kiri bawahnya dalam, jadi saya indikasikan untuk fissure sealant sebagai tindakan pencegahan karies.

jadi begitulah akhirnya saya mendapatkan pasien pertama saya. hari ini, 15 september 2012 akan saya tandai dalam kalender karier saya, pasien pertama fissure sealant, sekaligus pasien pertama yang saya tangani setelah lulus sarjana. kalau dulu sih udah pernah suntik blok, tambal gigi dan bersihin karang gigi temen pas praktikum. hihihi..

so far, kerja di kedokteran gigi anak emang musti ekstra sabar dan harus pinter jadi ibu peri. anak-anak itu pribadi istimewa, menarik dan individual. sama sekali nggak kenal kompromi. jadi “the power of nyepik” itu harus bener-bener dikuasai! hahahaha…

tunggu cerita-cerita selanjutnya dalam “diary CoAss

2 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s