Tulang Rusukku

“Kamu ga pernah bisa ngerti aku! Aku capek, stress, dan sekarang aku harus ikutin semua kemauan kamu?!” tanyaku.

“Tapi apa salahnya sih kalo kamu sedikit aja inget tentang aku?”

Ingin rasanya saat itu aku menampar wajahnya dengan buku tebal yang aku peluk. Jika saja aku tidak membutuhkannya untuk belajar nanti, wajah Raindra sudah memiliki label ‘Carranza’s Clinical Periodontology‘ seperti judul buku ini.

“Rei, kita udah kenal sejak kita kuliah. Kamu harusnya ngerti, banyak yang harus aku pikirin saat ini. Diskusiku, rencana perawatan pasienku, belom lagi aku harus mikirin biaya selama aku koass. Kalo aku lupa sedikit tentang apa yang pernah kamu ceritain ama aku, ya maaf aja! Bukan kamu aja yang aku pikirin saat ini.”

Lalu aku berbalik dan meninggalkan Reindra yang berdiri mematung. Ada setitik air mata yang aku tahan di sudut mata.

Di rumah, aku masih teringat pertengkaran aku tadi siang. Dadaku seketika sesak, antara sakit hati dan kelelahan ingin dimengerti. Lalu selintas kenangan menyusup dalam lamunanku.

” Jangan lupa bawa apa itu namanya? Yang buat cetak gigi? Kamu mau cetak gigi kan?” kata Reindra dari ujung telepon.
Aku mengernyit bingung tapi kemudian mengerti, “Oh alginat maksudnya? Udah,beb.”

” Trus sendok cetaknya?”

” Ah iya lupaa.. Ah kalo ga ada kamu aku bisa apa?”

” Iya kan aku tugasnya buat ngingetin kamu.” dia tertawa.

” Hehe..kalo aku apa dong tugasnya buat kamu?”

” Kamu itu tugasnya melindungi hatiku. Soalnya kamu kan tulang rusukku yang hilang. Menggenapiku, bikin aku utuh.” sahutnya sambil tertawa.

Kenangan itu menyadarkanku. Seketika ada perasaan hangat dalam hatiku yang meredakan amarah. Aku meraih telepon dan menekan tombol speed dial. Nada sambung kedua teleponku diangkat.

“ Halo Rei, maafin aku ya!”

“ Aku yang harusnya minta maaf Beb! Kamu keluar dong? Aku udah di depan rumahmu.”

***

Tema 6 #20HariNulisDuet “Menggenapi”. aheeey akhirnya kesampaian juga duet nulis dua calon dokter gigi @belindch dan @firah_39

 

One response

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s