Kisah Kupu-Kupu Yang Lucu

 

Azureus

Azureus - kupu kupu bersayap biru

Azureus adalah seekor kupu-kupu bersayap biru yang bekerja sebagai salah satu tukang cuci istana kupu-kupu. Setiap hari dia bertugas mengambil baju kotor serta mengantarkan pakaian yang sudah dicuci bersih milik majikan-majikannya. Dia kupu-kupu yang rajin dan ramah, membuatnya disukai tidak hanya oleh sesama pekerja di kerajaan, tapi juga oleh raja, ratu, dan putra putri mereka. Selain itu dia juga pandai melucu, tak jarang dia diundang ke pesta-pesta kerajaan untuk menghibur para tamu.

Coracinus

Coracinus - Kupu kupu bersayap hitam

Di setiap kebaikan, pasti ada keburukan yang menunggu untuk menerkam. Adalah Coracinus, kupu-kupu hitam yang bertugas sebagai tukang sapu, yang sangat iri kepada Azureus. Setiap kali Azureus mendapatkan pujian, dia selalu merasa sakit hati karena dia merasa memiliki kemampuan yang lebih daripada Azureus. Maka Coracinus pun merencanakan hal yang jahat. Dicurinya selembar baju milik seorang pangeran dari kereta pakaian saat Azureus sedang mengantarkan pakaian bersih milik ratu. Tanpa curiga, Azureus kembali mendorong kereta pakaian sambil bersiul riang sekeluarnya dari kamar ratu untuk melanjutkan tugasnya.

Seluruh kerajaan gempar saat mengetahui salah satu baju terbaik pangeran hilang. Padahal malam itu akan diadakan pesta pertunangan pangeran dengan putri dari kerajaan tetangga. Semua pekerja diperiksa, kamar-kamar digeledah. Para prajurit istana kaget saat menemukan baju pangeran di dalam lemari Azureus. Mereka menangkap Azureus dan melaporkannya kepada raja.

Di hadapan raja serta seluruh penghuni kerajaan, Azureus diadili. Dia akan dihukum potong sayap. Karena merasa tidak bersalah, maka dia mengajukan pembelaan.

” Yang mulia, sebelum hamba dijatuhi hukuman, ijinkan hamba melakukan sebuah pertunjukan terakhir!” kata Azureus. Raja berkonsultasi dengan para penasihatnya dan setuju memberikan kesempatan itu. Sementara itu Coracinus memperhatikan Azureus dan tersenyum penuh kemenangan.

Azureus melakukan serangkaian tindakan. Dia melompat, menari, dan berakrobat. Dia akhir pertunjukannya Azureus menjatuhkan salah satu bola akrobatiknya. Sebuah tawa tiba-tiba terdengar, membuat semua kupu-kupu yang ada di aula kerajaan menoleh ke arah suara tawa itu. Coracinus sedang sibuk tertawa sambil memegangi perutnya. Dia tidak sadar sedang diperhatikan oleh semua yang hadir di sana.

” Hahahah.. dasar kupu-kupu tolol! Hahaha.. kau akan mati karena ulahmu! Bahkan tak ada yang tau bahwa akulah yang mengambil baju pangeran dan memasukkannya ke dalam lemarimu! hahahaha.. hahahaha..” Coracinus terus tertawa. Semua yang hadir terkejut dengan pengakuannya.

” Ampun Yang Mulia, sebenarnya hamba telah memantrai bola-bola ini dengan mantra kejujuran. Sehingga ketika bola ini Hamba jatuhkan, maka pelak sebenarnya akan mengakui kejahatan itu. Hamba tak menyangka bahwa pelakunya adalah Coracinus, adik Hamba sendiri.” kata Azureus dengan sedih.

Maka Coracinus pun dihukum potong sayap atas perbuatannya dan diasingkan ke negeri yang jauh. Sedangkan kakaknya, Azureus, diangkat menjadi salah satu penasihat raja.

Demikianlah kisah Azureus, seekor Kupu-Kupu yang Lucu. Semoga cerita ini dapat menyenangkan hatimu.

Tamat.

7 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s