Dongeng – Menyelamatkan Harta Karun Sera

Fredela, Malvis, Afra, dan Calyga menemukan goa yang ditunjuk dalam peta tepat ketika matahari terbenam. Afra terpaksa menyihir empat bola api dan membuatnya melayang di udara untuk menerangi jalan masuk menuju goa. Ketika mereka merasa bahwa goa itu takkan pernah berujung kemanapun, sebuah stalaktit besar mencuat dari atas langit-langit goa. Tepat di ujung stalaktit itu, hampir mirip dengan air yang menetes, terdapat sebuah gelembung kristal besar yang bercahaya. Di dalamnya, tidur seorang gadis cantik berambut merah yang memeluk empat buah benda.
“ Itu dia Sera!” bisik Malvis. Fredela sendiri sedang ternganga mengagumi kecantikan gadis itu, sementara ketiga kawannya melangkah maju dan membentuk formasi. Calyga menoleh ke arah Afra yang mengangguk kepadanya dan juga Malvis. Ketiganya lalu berkonsentrasi hingga memijarkan cahaya yang menyelimuti tubuh mereka. Kuning pada Calyga, hijau pada Malvis, dan biru pada Afra. Cahaya itu menyatu setengah meter di depan mereka, lalu mengarah lurus pada kristal di bawah stalaktit. Di dorong oleh rasa ingin melindungi diri, Fredela bersembunyi di balik batu besar. Tindakan yang tepat karena kemudian kristal itu meledak dan memuntahkan ratusan pecahan kaca.
Ketika pendar cahaya telah menyurut, Fredela keluar dari tempat persembunyiannya dan mendapati ketiga gadis itu sedang mengerumuni gadis berambut merah yang kini tengah tersenyum lemah. Keempatnya menoleh melihat Fredela.
“ Sera, perkenalkan, ini adalah Fredela, Putri cahaya. Dan Fredela, ini adik kami, Sera. Pelindung harta karun kita, sepasang sayap untuk Malvis, tongkat mahoni untuk Calyga, serta kendi emas untukku. Dan untukmu, Fre, sebuah busur dan dua belas anak panah yang tak pernah meleset.” Afra menyerahkan busur dan anak panah itu kepada Fredela.
Saat menerimanya, berangsur-angsur kehangatan merayap melalui jari-jari tangan Fredela. Liontin kucingnya berpendar, sesosok kabut yang menjelma menjadi kucing keluar dari liontin tersebut. Itu sferisnya.
“ Nah Putri, kau kini telah lengkap. Sekarang kita harus waspada. Fenomena sihir tadi pasti telah memberitahukan posisi kita kepada Kuhaka. aku sangat yakin saat ini mereka sedang menuju ke mari.” Tukas Calyga.

*bersambung*

———————————————————————————————————————————

#7harimendongeng #temaharike2 #hartakarun

Iklan